Ghost In The Cell merupakan film horor–comedy garapan Joko Anwar yang berhasil meraih 2.780.350 penonton dalam waktu tiga pekan sejak pertama kali tayang di bioskop.
Ghost In The Cell berhasil menghadirkan pengalaman menonton yang seru dengan perpaduan horor dan komedi yang terasa seimbang. Tidak hanya berhasil menyajikan atmosfer horor, film ini juga secara cerdas menyelipkan bumbu komedi sehingga transisi antara rasa takut dan tawa terasa begitu organik, membuat pengalaman menonton di bioskop menjadi sangat hidup. Penonton berkali-kali dibuat tertawa lepas berkat humornya yang segar.

Sumber: foto pribadi penulis
Selain menghadirkan hiburan, film garapan Joko Anwar ini juga menyelipkan sindiran halus terhadap para koruptor yang terasa cukup mengena. Kritik sosial tersebut dikemas secara ringan, namun tetap berhasil menyampaikan pesan kepada penonton.
Dari segi visual, penampakan hantu dalam film ini memberikan napas baru bagi genre horor lokal, desain setannya terlihat fresh dan keluar dari pakem “setan Indonesia” pada umumnya. Salah satu aspek teknis yang patut diacungi jempol adalah eksekusi adegan kematian karakter yang dijadikan patung.
Dari segi alur cerita, Ghost In The Cell memiliki jalan cerita yang menarik dan mudah diikuti. Konflik yang dibangun terasa kuat sehingga membuat penonton penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Alur film ini layak mendapat nilai 9/10 (Berdasarkan review pribadi dari penulis).
Sumber : Youtube Cinema 21
Ghost in the Cell tetap menjadi tontonan wajib bagi kalian yang mencari perpaduan horor, komedi, dan kritik sosial dalam satu layar.

Leave a Reply